Jumat, 02 November 2007

Ras Elf (peri) seperti Legolas, Arwen, dkk. Fisiknya setinggi manusia dan bertelinga lancip. Pembawaannya sangat anggun, aristokrat, tangguh, berwibawa, elegan...ngga ada abis-abisnya deh (inilah mengapa para Eorlingas banyak memilih ras ini ketika mereka masuk komunitas.


dddddddd Legolas....
Satu-satunya bangsa Elf dalam Rombongan, ia jago memanah dan melihat dari kejauhan, seperti kemampuan bangsa Elf pada umumnya. Kelak, ia akan bersahabat baik dengan Gimli, bangsa Kurcaci yang sudah lama bermusuhan dengan bangsa Elf. Ia takkan mencapai Mordor, namun paling tidak ia akan berperan di Gondor, dan bersama Gimli menjadi pasangan paling berbahaya di LotR. Suka masuk hutan namun kurang suka masuk ke gua (kebalikan dengan Gimli).
.............................................
lllPeri termasuk salah satu makhluk legendaris yang sering muncul dalam cerita rakyat dari berbagai negara Eropa. Mereka memiliki sebutan khusus sesuai dengan negaranya, yakni:
Jerman: Elfen, Elben, Alben (yang terakhir - Alben - dipakai oleh Richard Wagner)
Inggris: addler (istilah kuno)
Belanda: elfen, elven, alven
Denmark: alfer, elvere, elverfolk, ellefolk atau huldrer.
Islandia: álfar, álfafólk dan huldufólk (makhluk tersembunyi)
Norwegia: alver, alfer atau elvefolk
Swedia: alfer, alver atau älvor (Älvor diterjemahkan sebagai peri)
Pandangan mengenai Peri pertama kali muncul dalam
mitologi Nordik. Dalam bahasa Norwegia kuno, mereka disebut “álfar”. Karakter Peri dalam negara-negara Skandinavia sudah biasa muncul dalam dongeng-dongeng dan cerita rakyat Eropa lainnya. Peri dalam negara-negara rumpun Jerman disamakan dengan Nymph dalam mitologi Yunani dan Rusalki dalam mitologi negara rumpun Slavia
d hy all....
tertarik banget ama yang namanya bangsa elf, since first sight pas di film the lord of the ring itu loehhh..

dddPeri merupakan salah satu ras penghuni Bumi tengah. Bangsa Peri adalah makhluk abadi, tidak terkena penyakit, tidak terkena dampak dari usia tua, hidup selamanya (jika tidak dibunuh. Peri dapat terbunuh dalam pertempuran atau situasi lain), mereka memiliki kekuatan ajaib, dan ras makhluk mulia dan terbijak. Karakter Peri sering dipinjam dari versi aslinya dan digunakan dalam kisah-kisah fiksi fantasi masa kini.
Peri karya imajinasi Tolkien digambarkan sebagai makhluk dengan kekuatan supranatural, nampaknya seperti makhluk setengah Dewa setengah manusia, dan lebih mulia dan bijaksana
Musuh mereka adalah
goblin dan orc, dan mereka memiliki persaingan dengan para Kurcaci. Mereka tinggal dekat dengan alam yang asri, hidup abadi, namun dapat terbunuh. Jika terbunuh, jiwa mereka akan pergi menuju tanah terberkati di sebelah barat yang bernama Valinor.
Dalam kisah fiksi fantasi modern dan beberapa permainan, peri sering dilukiskan sebagai manusia dengan telinga panjang dan lancip, dan memiliki rambut yang panjang. Karakter peri yang dipinjam masa kini sering muncul dalam permainan (games),
film, dan novel.
Dalam fantasi kebudayaan barat, peri memiliki (terbagi menjadi) beberapa ras, seperti: Peri hitam (Dökkálfar/dark elf), Peri Cahaya (Ijósálfar), Peri Malam (Night Elf), Separuh Peri (Half Elf), Peri Ningrat (High Elf).


..........................................